afferinte.com

Jembatan SuraMadu

















SuraMadu - begitulah jembatan terpanjang di Asia tenggara ini disebut, penghubung antara pulau Madura dan Surabaya. Beberapa hari yang lalu jembatan ini telah diresmikan oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Sekarang akses jembatan SuraMadu di tutup kembali dengan alasan masih perlu sedikit perbaikan, banyak warga yang kecewa ketika ingin mencoba melewati SuraMadu akses ditutup untuk sementara waktu. Menurut kabar dari pihak Jasa Marga akses SuraMadu akan dibuka kembali pada hari minggu besok 14 Juni 2009 pukul 06.00 WIB. Akses SuraMadu dibuka gratis untuk umum sampai 1 minggu kedepan.

Jangan Ngebut, Awas Angin

Pengendara motor diberi dua jalur di Jembatan Suramadu. Satu ke arah Madura, satu lagi ke arah Surabaya. Masing-masing selebar 3,05 meter. Kemarin, men­jajal jalur motor di sisi kiri jembatan (Surabaya ke Madura) itu.

Jalur motor tersebut lebih tinggi sekitar satu meter daripada jalur mobil. Dua jalur tersebut dibatasi pagar besi, semacam pagar median jalan se­tinggi 160 meter. Se­lain membatasi jalur mobil-motor, pagar serupa dibangun di tepi jembatan. Tujuannya jelas, pengguna jalan tidak tercebur ke Selat Madura ketika melintas.

Kemarin siang, cuaca begitu terik. Angin pun berembus lebih dari sekadar semilir. Buktinya, belasan umbul-umbul untuk menyambut peresmian besok berjatuhan melintang di jalur motor tersebut. Cukup mengganggu.

Soal angin memang menjadi pembahasan yang cukup hangat sebelum Suramadu diresmikan. Jika kecepatan angin dari samping lebih dari 40 kilometer per jam, jembatan bakal ditutup untuk motor.

Yang harus diwaspadai pengguna motor bukan angin itu. Namun, keinginan mengebut agar segera sampai di tujuan. Sebab, jalur motor tidak memungkinkan untuk ngebut. Kemarin, saat mencoba kecepatan 60 kilometer per jam, rasa­nya sudah tidak stabil.

Walau jalan cukup mulus, tetap tidak disarankan untuk mengebut. Sebab, jembatan itu bisa dilewati hanya dalam 7,5 menit dengan ke­cepatan 40 kilometer per jam. ''Ba­tas nyaman berkendara bagi motor memang 40 km per jam,'' ungkap Dirjen Bina Marga Departemen PU Hermanto Dardak

0 komentar:

Posting Komentar

sunflowersptr.com 200euromails.net